Buddha membabarkan Dharma di dunia dengan berbagai perumpamaan, kisah, dan metode terampil. Contohnya, pada zaman Buddha, suatu hari, di Jetavana, Ananda dan Buddha keluar dari vihara untuk mengumpulkan makanan. Dalam perja lanan ke kota, mereka melihat sepasang suami...
Orang-orang memiliki ketamakan. Mereka tamak bukan karena kekurangan, melainkan karena kondisi mental yang tidak benar. Saat melihat sesuatu yang mereka sukai, mereka hendak memilikinya dan berusaha untuk merebutnya. Ini akibat kondisi mental yang tidak benar....
Dengan cinta kasih yang murni tanpa noda, kita dapat menciptakan berkah bagi orang banyak. Saat bersumbangsih dan berdana, kita harus tulus. Sumbangsih yang tulus dan dilandasi oleh cinta kasih yang murni dapat menyentuh alam semesta. Suatu hari, seorang nenek tiba di...
Jika kita membangun tekad agung untuk membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain serta menyadarkan diri sendiri dan orang lain, hati kita akan menjadi sangat lapang. Membawa manfaat bagi orang lain berarti membawa manfaat bagi diri sendiri. Menyadarkan orang...
Buddha mengajari murid-murid-Nya sesuai kapasitas masing-masing. Bagaimanapun kapasitas mereka, Buddha hanya memiliki satu harapan, yakni setiap orang dapat mencapai kebuddhaan dan menyadari hakikat kebuddhaan mereka. Tidak peduli kapasitas orang-orang besar atau...
Agar hidup damai dan bahagia di dunia ini, satu-satunya cara ialah merelakan. Di dunia ini, terdapat banyak hal yang kompleks. Setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda-beda. Memiliki pandangan yang sama dalam suatu hal tidaklah mudah. Jika tidak bisa...