Master Cheng Yen Bercerita – Gajah yang Ketakutan (247)

  Ada sebuah kisah pada zaman Buddha. Ada sekelompok bhiksu yang melatih diri bersama Buddha di Jetavana. Suatu pagi, saat semua orang tengah berbagi pemahaman masing-masing, seorang bhiksu berkata, “Seorang bhiksu muda yang sekamar denganku mudah kaget dan...

Master Cheng Yen Bercerita – Kisah si Penyu dan si Pedagang (246)

Dalam mempelajari ajaran Buddha, kita harus membina cinta kasih dan rasa syukur. Orang yang memiliki cinta kasih baru bisa bersumbangsih bagi masyarakat dan orang yang tahu bersyukur baru bisa membalas kebaikan orang lain. Saat masih hidup, ini jugalah yang selalu...

Master Cheng Yen Bercerita – Raja dan Juru Masak (245)

Manusia selalu tersesat saat pikiran buruk terbangkitkan. Orang yang tenggelam dalam ketamakan, kebencian, kebodohan, nafsu seksual, dan sebagainya bagaikan berjalan melawan angin dengan membawa sebuah obor. Begitu angin bertiup, tangan kita akan terbakar oleh kobaran...

Master Cheng Yen Bercerita – Teratai untuk Buddha Dipamkara (244)

  Buddha yang penuh welas asih terus mengajari kita semua prinsip kebenaran di alam semesta ini tanpa menyembunyikan apa pun. Dalam mendengar Dharma, yang terpenting ialah tulus dan bersungguh hati. Kita harus memiliki keyakinan di dalam hati. Demikianlah ajaran...