Master Cheng Yen Bercerita – Kisah Putri Raja Asoka (141)

Dalam seratus tahun setelah Buddha wafat, di Kota Rajgir ada seorang raja bernama Asoka yang merupakan raja yang agung dan bijaksana di India. Di dalam istananya, ada banyak pelayan yang sering mendengar sebuah cerita. Pada zaman Buddha masih hidup, ada dua anak...

Master Cheng Yen Bercerita – Ayah dan Anak Pesulap (140)

Kehidupan bagaikan sebuah panggung. Di atas panggung, kita mungkin berperan sebagai pengemis, tetapi dengan berganti kostum, peranan kita bisa berubah menjadi pangeran, pahlawan, ataupun pelajar. Singkat kata, sesuai peranan yang dimainkan, tindakan dan penampilan...

Master Cheng Yen Bercerita – Burung yang Pelit (139)

Manusia menjalani hari-harinya dengan berbagai kesibukan. Untuk apa manusia begitu sibuk? Ini tak luput dari nafsu keinginan manusia terhadap kekayaan, kecantikan, ketenaran, makanan, dan kenyamanan. Semua orang bekerja keras untuk menghasilkan uang, tetapi tidak...

Master Cheng Yen Bercerita – Ayah Mencari Anak (138)

Kehidupan bagaikan drama yang dimainkan di atas panggung. Kita tidak tahu panjang atau pendeknya kehidupan kita. Kita bagai orang yang lewat di jalan. Ada orang yang lewat dengan tergesa-gesa sehingga tidak bisa menikmati pemandangan apa-apa selama perjalanan. Ada...

Master Cheng Yen Bercerita – Monyet yang Berhati Murni (137)

Sifat hakiki manusia ialah bajik. Ini merupakan pandangan kita bersama yang sangat kita yakini. Demikianlah yang Buddha ajarkan pada kita. Buddha terus membuktikan bahwa sifat hakiki manusia ialah bajik. Setiap orang memiliki sifat hakiki yang murni. Sifat hakiki ini...

Master Cheng Yen Bercerita – Ibu di Lima Kehidupan (136)

Timbul dan lenyapnya jalinan jodoh merupakan hal yang sangat menakjubkan dan tak terbayangkan. Di sini, saya ingin berbagi tentang jalinan jodoh. Timbulnya jalinan jodoh mengandung Dharma yang sangat menakjubkan. Saya sering berkata bahwa kita harus percaya pada hukum...