Master Cheng Yen Bercerita – Dua Setan Berebut Jenazah (204)

Pikiran kita tidak boleh menyimpang sedikit pun. Saya sering berkata bahwa menyimpang sedikit saja, kita akan jauh tersesat. Jadi, pikiran sangatlah penting. Karakter dan kondisi batin kita bergantung pada pikiran kita. Jika pikiran kita menyimpang, menyelaraskannya...

Master Cheng Yen Bercerita – Tuan Tanah Penyebar Kebajikan (203)

Sebagai makhluk yang berakal budi, manusia selalu berkata, “Kita pasti bisa mengalahkan alam dan melakukan segalanya.” Jika benar demikian, mengapa manusia tidak berpikir untuk melindungi semua kehidupan? Pada hakikatnya, sifat manusia ialah bajik. Dengan...

Master Cheng Yen Bercerita – Tuan Tanah yang Kikir (202)

Saat ini, yang perlu dilakukan ialah menyemangati orang-orang untuk bervegetaris. Kita harus menenangkan pikiran, membangkitkan ketulusan, dan bervegetaris. Pertama-tama, janganlah kita membunuh hewan ataupun mengonsumsi daging hewan. Kedua, kita harus mengajak...

Master Cheng Yen Bercerita – Jalinan Jodoh Cankala (201)

Sejak masa tanpa awal, Buddha berulang kali kembali ke dunia yang penuh kekeruhan demi semua makhluk bagai orang tua penuh cinta kasih yang melindungi anak-anaknya. Sejak masa tanpa awal, Buddha berulang kali kembali ke Dunia Saha demi membimbing semua makhluk karena...

Master Cheng Yen Bercerita – Tiga Pembalasan Si Lembu (200)

Dalam sepuluh karma buruk, berdusta, berkata-kata kosong, berlidah dua, dan berkata-kata kasar merupakan empat jenis karma buruk ucapan. Dengan membuka mulut dan menggerakkan lidah saja, karma buruk sudah tercipta. Jika hati kita sering dipenuhi kebencian, karma buruk...