{"id":8650,"date":"2017-08-28T11:18:16","date_gmt":"2017-08-28T11:18:16","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=2291"},"modified":"2017-08-28T11:18:16","modified_gmt":"2017-08-28T11:18:16","slug":"sanubari-teduh-menghormati-orang-tua-dan-guru-373","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-menghormati-orang-tua-dan-guru-373\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Menghormati Orang Tua dan Guru (373)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Menghormati Orang Tua dan Guru (373)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/lkgpaRMYZY8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Sanubari Teduh &#8211; Menghormati Orang Tua dan Guru (373)<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Video Youtube : \u00a0<a href=\"https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8\">https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tidak berbakti pada orang tua, menciptakan karma melawan; meremehkan guru, menciptakan karma tidak rasa hormat; tidak memegang kepercayaan teman, menciptakan karma ketidaksetiaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara se-Dharma sekalian, semua makhluk diliputi kegelapan batin dan tidak meyakini hukum sebab akibat. Akibatnya mereka terus membangkitkan kemelekatan. Dengan adanya kdemelekatan, akan timbul pikiran keliru. Saat kekliruan ini timbul, akan banyak penderitaan yang datang bertubi-tubi. Entah ini adalah akibat jalinan jodoh dari beberapa kehidupan yang berbuah dari bentuk kesulitan. Jadi akibat kekeliruan, kita sulit bebas dari penderitaan. Bagaaimana cara memutus penderitaan ? Bagaimana terbebas dari jalinan jodoh yang tak membahagiakan ? Sesuatu yang tidak sesuai harapan sungguh sulit dihindari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun, Buddha dengan belas kasih memberi ajaran agar semua makhluk yang meyakininya bebas dari rintangan. Kita harus meyakini belas kasih Buddha yang membuat \u00a0datang ke dunia untuk mengajar dengan harapan ajaran-Nya dapat mengena dan dapat di terima semua makhluk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika semua makhluk meyakini hukum karma, maka akaan berbuat baik dan berbakti. Mereka tak akan melanggar hukum alam. Jadi, kita berharap semua makhluk berjodoh dengan Dharma. Jika sebaliknya memiliki pandangan salah. Manusia kelihatannya pandai, tetapi mengarah pada kejahatan. Penyimpangan ini awalnya amat sedikit. Mulanya, dengan pemahaman dan kemampuan yang ada, mereka dapat mengembangkan kebajikan dan meyakini ajaran Buddha sehingga tindakan mereka tak akan menyimpang. Namun pegitu pandangan salah muncul, segala kebajikan akan terpengaruh pandangan salah ini. Sehingga manusia meninggalkan kebajikan. Nilah bagaimana kita dapat menyimpang dari jalan yang benar dan meninggalkan nilai moralitas yang benar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara sekalian, kita harus berlaku baik terhadap orang tua, guru dan teman. Ini adalah prilaku dasar sebagai manusia. Jadi kita harus selalu bersungguh hati selalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Demikianlah dikutip \u00a0dari video <strong>Sanubari Teduh &#8211; Menghormati Orang Tua dan Guru (373) <a href=\"https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8\">https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA : Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Menghormati Orang Tua dan Guru (373) Video Youtube : \u00a0https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8 Tidak berbakti pada orang tua, menciptakan karma melawan; meremehkan guru, menciptakan karma tidak rasa hormat; tidak memegang kepercayaan teman, menciptakan karma ketidaksetiaan. Saudara se-Dharma sekalian, semua makhluk diliputi kegelapan batin dan tidak meyakini hukum sebab akibat. Akibatnya mereka terus membangkitkan kemelekatan. Dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1380,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Menghormati Orang Tua dan Guru (373) Video Youtube : \u00a0https:\/\/youtu.be\/lkgpaRMYZY8 Tidak berbakti pada orang tua, menciptakan karma melawan; meremehkan guru, menciptakan karma tidak rasa hormat; tidak memegang kepercayaan teman, menciptakan karma ketidaksetiaan. Saudara se-Dharma sekalian, semua makhluk diliputi kegelapan batin dan tidak meyakini hukum sebab akibat. Akibatnya mereka terus membangkitkan kemelekatan. Dengan&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8650"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8650\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}