{"id":8634,"date":"2016-07-02T03:19:29","date_gmt":"2016-07-02T03:19:29","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=1483"},"modified":"2016-07-02T03:19:29","modified_gmt":"2016-07-02T03:19:29","slug":"sanubari-teduh-tiga-kali-pemutaran-roda-dharma-bagian-1-296","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-tiga-kali-pemutaran-roda-dharma-bagian-1-296\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma &#8211; Bagian 1 ( 296)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 1 ( 296)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/JHXQyn2kjGs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\">Sanubari Teduh &#8211; Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma &#8211; Bagian 1 \/ 2 ( 296)<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Video Youtube : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs\">https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara se-Dharma sekalian untuk mempelajari ajaran Buddha,\u00a0 kita harus tahu prinsip kebenaran. Kita ingin mempelajari prinsip kebenaran, maka kita mempelajari ajaran Buddha. Berbagai metode ajaran Buddha didasari konsep penderitaan. Penderitaan adalah kebenaran di dunia. Jika kita mampu memahami penderitaan, maka jiwa kebijaksanaan kita akan tumbuh. dalam hidup ini banyak penderitaan yang jenisnya amat beragam. Namun jika dirangkum, semuanya termasuk penderitaan. Jika kita tidak memahami penderitaan ini, maka kita tidak sanggup menghadapinya. Dikatakan bahwa dari 10 hal dalam hidup, ada 8 hingga 9 tidak sesuai harapan. Berhubung banyaknya harapan yang tak tercapai, bukankah itu termasuk penderitaan ?. Jadi, kita harus menyadari penderitaan. Jika kita mampu memahami penderitaan, barulah kita dapat\u00a0 bertahan atas berbagai penderitaan di dunia. Karena itu, dunia ini di sebut dunia yang makhluknya harus menahan derita. Jika kita tak mampu bertahan, maka kita tidak akan sanggup menjalani hidup. Jika kita mampu memahami penderitaan, maka meski hidup menderita, kita bisa mengubahnya menjadi kebahagiaan. Dengan begitu jiwa kebijaksanaan pun tumbuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan memahami penderitaan dan kekosongan, hidup harmonis dalam segala kondisi, saat mengubah jodoh buruk menjadi jodoh baik, barulah batin kita akan damai dan mampu memutar roda Dharma\u00a0 dengan dua belas aplikasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Sebelumnya kita telah membahas ini. Kita harus terlebih dahulu mengetahui penderitaan. Setelah mengetahui penderitaan, barulah kita dapat memahami sebabnya. Dengan begitu dalam kehidupan sehari-hari, barulah kita dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas. Inilah cara untuk mengurai belenggu dalam hubungan antarmanusia untuk kemudian menyelami kebenaran. Apa yang disebut penderitaan ?\u00a0\u00a0 jika tidak mengetahui penderitaan, kita akan sulit memahami kebenaran laninya. Jika tidak memahami penderitaan, maka saat mendengar tentang sebelas kekosongan, bukankah kita akan melekat padanya ? Jika kita melekat pada kekosongan, kita malah akan kembali menciptakan karma buruk.\u00a0 Jadi jika ingin berpegang pada jalan tengah dan memahami kebenaran sejati, kita harus memahami penderitaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Karena itu, setelah mencapai pencerahan,\u00a0 saat pergi ke Taman Rusa Rsipatana\u00a0 dan membabarkan Dharma kepada lima pertapa, ajaran pertama yang Buddha babarkan adalah Empat Kebenaran Mulia\u00a0 yang meliputi penderitaan, sebab penderitaan, akhir penderitaan, dan jalan mengakhiri penderitaan. Saat Buddha membabarkan kebenaran ini, apakah semua orang langsung paham? Belum. Karena itu Buddha harus membabarkan Empat Kebenaran Mulia sebanyak tiga kali. Karena itu ada istilah 12 aplikasi dalam 3 kali pemutaran roda Dharma. Sebagai praktisi, kita harus memahami ajaran pada pemutaran Roda Dharma pertama ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Pelatihan ke dalam diri tak boleh diabaikan. Apa yang harus dilatih di dalam diri ? Tadi kita sudah membahasnya. Dalam kehidupan sehari-hari, saat bersentuhan dengan orang dan hal, saat indra bersentuhan dengan objek, enam kesadaran kita bisa terangsang oleh sebelas kecenderungan umum. Sehingga noda batin mengotori batin kita. Dengan adanya noda batin, kita akan menciptakan karma buruk. Jadi, jika kita dapat memahami penderitaan dan berbagai Dharma yang kita bahas di awal, maka kita hendaknya sadar dan waspada saat menghadapi orang dan hal dalam keseharian.\u00a0 Jangan sampai kita berbuat kesalahan. Kita harus terlebih dahulu menyucikan batin kita. Inilah pelatihan diri ke dalam diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara sekalian dengan pelatihan ke dalam, kualitas diri akan tampak\u00a0 di luar.\u00a0 Untuk dapat membimbing semua makhluk, kita memerlukan jalinan jodoh. Kita sudah tahu kisah Buddha Sakyamuni dan Bodhisattva Maitreya saat melatih diri. Kisah ini menunjukkan pentingnya menjalin jodoh baik dengan semua makhluk. Pelatihan ke dalam diri\u00a0\u00a0 juga sangatlah penting. Dengan begitu barulah kita bisa menginspirasi semua makhluk. Harap semua selalu bersungguh hati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh &#8211; Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma &#8211; Bagian 1 ( 296) <a href=\"https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs\">https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<br \/>\nChannel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma &#8211; Bagian 1 \/ 2 ( 296) Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs Saudara se-Dharma sekalian untuk mempelajari ajaran Buddha,\u00a0 kita harus tahu prinsip kebenaran. Kita ingin mempelajari prinsip kebenaran, maka kita mempelajari ajaran Buddha. Berbagai metode ajaran Buddha didasari konsep penderitaan. Penderitaan adalah kebenaran di dunia. Jika kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1380,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma &#8211; Bagian 1 \/ 2 ( 296) Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/JHXQyn2kjGs Saudara se-Dharma sekalian untuk mempelajari ajaran Buddha,\u00a0 kita harus tahu prinsip kebenaran. Kita ingin mempelajari prinsip kebenaran, maka kita mempelajari ajaran Buddha. Berbagai metode ajaran Buddha didasari konsep penderitaan. Penderitaan adalah kebenaran di dunia. Jika kita&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8634"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8634\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}