{"id":8611,"date":"2016-04-30T11:06:33","date_gmt":"2016-04-30T04:06:33","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=1164"},"modified":"2016-04-30T11:06:33","modified_gmt":"2016-04-30T04:06:33","slug":"sanubari-teduh-sembilan-gangguan-bagian-6-213","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-sembilan-gangguan-bagian-6-213\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Sembilan Gangguan Bagian 6 (213)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh -  Sembilan Gangguan   Bagian 6 (213)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/Sa-aziFOBjw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h1>Sanubari Teduh &#8211; Sembilan Gangguan Bagian 6 (213)<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Video Youtube : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw\">https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0\u00a0tidak sesaat pun kehidupan ini berhenti berubah. Kadang kita merasa hari yang kita lalui selalu sama. Waktu terus berlalu tanpa disadari, tubuh kitapun, tak hentinya bermetabolisme. Setelah berselang beberapa waktu, saat mengenang kehidupan kita dimasa lalu, rasanya sudah jauh berbeda dengan saat ini. Jadi, kapanpun, kita harus menjaga pikiran dengan baik. Jangan sampai tekad kita berubah. Dahulu kita memiliki tekad seperti ini, kini juga hrus begitu. Jadi, ada ungkapan berbunyi, \u201c Jika dapat mempertahankan tekad awal,\u00a0 kebuddhaan pasti tercapai.\u201d Segala sesuatu di dunia mengalami pasang surut. Adakalanya kita berada di bawah, adakalanya berada diatas, tetapi tekad di hati tidak boleh berubah. Dengan begitu baru bisa mencapai keberhasilan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sembilan Gangguan:<\/p>\n<ol>\n<li>Menyiksa diri selama enam tahun<\/li>\n<li>Fitnaan Sundari<\/li>\n<li>Kaki tertusuk ranting<\/li>\n<li>Makan makanan kuda<\/li>\n<li>Pembantaian suku Sakya oleh raja Virudhaka<\/li>\n<li>Tidak dapat makanan saat pindapatha<\/li>\n<li>Fitnahan Cinca<\/li>\n<li>Terluka akibat batu besar yang di jatuhkan Devadatta<\/li>\n<li>Harus menahan hawa dingin dengan tiga helai jubah<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara sekalian kita harus senantiasa memupuk kebajikan. Jangan berpikir kebajikan kecil riada gunanya. Segelas airpun sangat bermakna. Saat orang kedinginan, kita bisa memberinya segelas air panas\u00a0 untuk sekedar menghangatkan tangannya atau untuk diminumnya, Jangan anggap kebajikan ini bernilai kecil.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Niat baik dan niat buruk dapat terpupuk, dari sedikit menjadi banyak, dari kecil menjadi besar. Jadi jangan meremehkan kebajikan kecil, lantas tidak mau melakukannya, janganpula menganggap suatu kejahatan sepele lantas melakukannya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagaimana dengan Buddha ? meski telah mencapai kebuddhaan, saat melakukan pindapatra di sebuah desa yang berisi pengikut brahmana, berhubung warga disana antipati terhadap ajarab Buddha, maka Buddha tidak mendapatkan makanan. Buddha berkata bahwa ini adalah akibat dari sifat kikir-Nya di kehidupan lampau. Jadi, akibat menanam benih kekikiran, Buddha tidak berhasil mendapat makanan yang di butuhkan-Nya. Beliau hanya membutuhkan semangkuk nasi, tetapi tidak mendapatkannya. Jadi berdana sangatlah penting.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Catur-samgraha-wastu:<\/p>\n<ol>\n<li>Dana<\/li>\n<li>Tindakan Bermanfaat<\/li>\n<li>Kata-kata penuh cinta kasih<\/li>\n<li>Kebersamaan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Amal yang sedikit juga termasuk praktik dana. Sedikit bantuan yang bermanfaat bagi orang lain juga termasuk tindakan bermanfaat. Sepatah ucapan yang baik temasuk kata-kata penuh cinta kasih. Interaksi yang baik dan saling membimbing antar sesama manusia disebut kebersamaan. Inilah ajaran Buddha yang di sebut Catur-samgraha-wastu. Ini juga sangat penting. Ini juga harus diterapkan dalam keseharian. Jadi, Buddha pernh kelaparan, juga pernah tidak mendapatkan makanan. Apalagi kita sebagai makhluk awam. Masalah dan kesulitan tentu tak terhindarkan. Yang terpenting adalah kita dapat segera bersumbangsih. Jadi, harap semua selalu bersungguh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1>Demikianlah diintisarikan dari Video Sanubari Teduh &#8211; Sembilan Gangguan Bagian 6 (213) <a href=\"https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw\"><strong>https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw<\/strong><\/a><\/h1>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h1>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA : Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/h1>\n<h1>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Sembilan Gangguan Bagian 6 (213) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0\u00a0tidak sesaat pun kehidupan ini berhenti berubah. Kadang kita merasa hari yang kita lalui selalu sama. Waktu terus berlalu tanpa disadari, tubuh kitapun, tak hentinya bermetabolisme. Setelah berselang beberapa waktu, saat mengenang kehidupan kita dimasa lalu, rasanya sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Sembilan Gangguan Bagian 6 (213) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/Sa-aziFOBjw &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0\u00a0tidak sesaat pun kehidupan ini berhenti berubah. Kadang kita merasa hari yang kita lalui selalu sama. Waktu terus berlalu tanpa disadari, tubuh kitapun, tak hentinya bermetabolisme. Setelah berselang beberapa waktu, saat mengenang kehidupan kita dimasa lalu, rasanya sudah&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8611"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8611\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}