{"id":8603,"date":"2016-02-29T22:52:48","date_gmt":"2016-02-29T15:52:48","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=1084"},"modified":"2016-02-29T22:52:48","modified_gmt":"2016-02-29T15:52:48","slug":"sanubari-teduh-enam-praktek-10-bhumi-bagian-6-1-178","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-enam-praktek-10-bhumi-bagian-6-1-178\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Bhumi &#8211; Bagian 6.1 (178)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Enam Praktek \u2013 10 Bhumi - Bagian 6-1\/11 (178)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ADFmrGdvVac?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><strong>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Bhumi &#8211; Bagian 6-1\/11 (178) <\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Video Youtube : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac\">https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0di masa-masa pengantian iklim, udara kadang dingin kadang panas. Cuaca masih belum stabil. Kita harus memperhatikan kesehatan sendiri. Begitupula dalam melatih diri. Berbagai hal dalam kehidupan kita mengalami pasang surut. Kadang kita bahagia, kadang kita risau. Inilah iklim dalam kehidupan manusia. Jadi, melatih diri sama dengan menjaga kondisi tubuh. Saat iklim dalam tubuh ini tidak stabil, kita harus memperhatikan kesehatan kita, terlebih lagi pikiran kita sebagai makhluk awam. Dalam kehidupan yang penuh masalah ini, mana boleh kita tidak sungguh-sungguh menjaga tekad untuk melatih diri. Jadi, saudara sekalian tekad dan pikiran keliru\u00a0 bagai dua rel sejajar. Saat kita berjalan diatasnya, sesungguhnya mana yang membawa pada jalan yang lapang dan indah? Mungkin saat berganti rel, jalan yang tadinya rata akan menjadi banyak rintangan dan kegelapan. Mungkin saja. Jadi, sepanjang perjalanan ini, kita harus memantapkan hati kita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Mengenai batin kita untuk membuat kita lebih memahaminya. Buddha membabarkan Sepuluh Bhumi. Ini agar kita memiliki metode untuk memantapkan batin kita, membuat praktik kita aman dan membuat hati kita lapang. Inilah bimbingan bertahap Buddha kepada kita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sepuluh Bhumi :<\/p>\n<ol>\n<li>Bhumi Sukacita<\/li>\n<li>Bhumi Bebas Kotoran<\/li>\n<li>Bhumi Cahaya Cemerlang<\/li>\n<li>Bhumi Kebijaksanaan Membara<\/li>\n<li>Bhumi Tak Terkalahkan<\/li>\n<li>Bhumi Manifestasi<\/li>\n<li>Bhumi Jangkauan Jauh<\/li>\n<li>Bhumi Tak Tergoyahkan<\/li>\n<li>Bhumi Kebijaksanaan Bajik<\/li>\n<li>Bhumi Awan Dharma<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kita telah membahas Bhumi Tak Terkalahkan. Artinya menjalankan yang sulit di jalankan. Semua makhluk memiliki 84.000 noda batin. Hanya dengan semangat untuk menjalankan yang sulit dijalankan, barulah dapat terbebas dari kegelapan batin dan membuat kebijaksanaan memancar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang keenam dari Sepuluh Bhumi adalah Bhumi Manifestasi. Berhubung Pandangan tentang wujud kemanunggalan dan perbedaan tak lagi ada, hakikat kedemikianan yang murni pun tampak.\u00a0 Kedemikianan tak terkondisi, hakikat sejati bersifat murni dan cemerlang. Inilah yang disebut Bhumi Manifestasi. Jika memiliki pandangan kesetaraan kita tidak akan bersikap diskriminatif. Dengan begitu hakikat kebuddhaan akan tampak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lenyapkan pandangan emosional dengan kebijaksanaan murni agar hakikat sejati tampak. Saat ada ego dalam batin manusia berbagai noda batin akan timbul. Saat Noda batin terwujud dalam perbuatan, ia akan dapat membawa kekacauan yang memicu terciptanya karma kolektif yang berakibat bencana.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih baik mempraktikkan daripada hanya melantunkan Sutra. Sebagai murid Buddha, hendaknya memikiul misi Buddha mengulurkan tangan untuk membantu makhluk yang menderita dan melakukan praktik nyata di jalan Bodhisattva. Semoga setiap orang menyucikan hati sehingga kebijaksanaan kita dapar memancarkan kecemerlangan. Untuk itu kita harus selalu bersungguh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan dari Video <strong>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Bhumi &#8211; Bagian 6-1\/11 (178)<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac\">https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h1><\/h1>\n<h1>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA : Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/h1>\n<h1>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Bhumi &#8211; Bagian 6-1\/11 (178) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0di masa-masa pengantian iklim, udara kadang dingin kadang panas. Cuaca masih belum stabil. Kita harus memperhatikan kesehatan sendiri. Begitupula dalam melatih diri. Berbagai hal dalam kehidupan kita mengalami pasang surut. Kadang kita bahagia, kadang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8603","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Bhumi &#8211; Bagian 6-1\/11 (178) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/ADFmrGdvVac &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0di masa-masa pengantian iklim, udara kadang dingin kadang panas. Cuaca masih belum stabil. Kita harus memperhatikan kesehatan sendiri. Begitupula dalam melatih diri. Berbagai hal dalam kehidupan kita mengalami pasang surut. Kadang kita bahagia, kadang&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8603"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8603\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}