{"id":282,"date":"2015-12-10T00:20:15","date_gmt":"2015-12-09T17:20:15","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=282"},"modified":"2015-12-10T00:20:15","modified_gmt":"2015-12-09T17:20:15","slug":"80-berpandangan-benar-dan-banyak-mendengar-ajaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/80-berpandangan-benar-dan-banyak-mendengar-ajaran\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh  &#8211; Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran (080)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran (080)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/5TSta_fpQuk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Sanubari Teduh &#8211; Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0Jalan kita dalam berlatih ajaran Buddha terkadang sangat mulus dan tanpa rintangan, tetapi banyak juga orang yang mengalami banyak kesulitan. Mereka yang menemukan kesulitan selalu berkata, \u201cRintangan karma saya sangat berat\u201d, semua menyalahkan karma. Sesungguhnya karma bermula dari pikiran. Inilah karma lewat pikiran. Jika pikiran kita tidak bergejolak, karma lewat tubuh dan ucapan tak akan ada. Jadi, semuanya bermula dari pikiran. Oleh karena itu saya sering berkata berlatih dijalan Buddha berarti harus menjaga pikiran dengan baik. Jika kita menjaga pikiran dengan baik,\u00a0 secara alami tubuh dan ucapan akan terjaga. Mulut tak akan bertutur kata buruk, dan tubuh tak akan melakukan hal buruk. Semuanya berawal dari pikiran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Karma lewat tubuh dan ucapan berawal dari pikiran. \u201cKarma pikiran ada tiga\u201d<\/p>\n<p>Pertama adalah sifat kikir dan ketamakan<\/p>\n<p>Kedua adalah kebencian dan kemarahan<\/p>\n<p>Ketiga adalah kebodohan dan kegelapan batin<\/p>\n<p>Tiga jenis Karma pikiran ini disebabkan oleh kebodohan dan kegelapan batin yang membawa berbagai pandangan salah. Akibat adanya kebodohan, kita tidak kebenaran. Jika pikiran kita menyimpang, berbagai pandangan keliru akan muncul. Dalam mempelajari ajaran Buddha, kita harus belajar untuk berpandangan benar. Pandangan benar sangatlah penting. Dalam Sutra Bhaisajyaguru dikatakan,\u00a0 \u201c Berpandangan Benar, banyak mendengar ajaran.\u201d Memaknai makna ajaran yang mendalam, jauh dari kesombongan atas pencapaian. (Sutra Bhaisajyaguru).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika memiliki pandangan benar, kita akan tahu bahwa banyak hal yang kita dengar sebagian adalah benar dan sebagian adalah salah. Saya sering berkata \u201c Dalam kelompok 3 orang, kita pasti menemukan guru \u201d. Saat bertemu dengan orang bijak, dan mendengar ucapannya, kita harus bersyukur dan berusaha menerapkannya dalam keseharian. Orang demikian adalah guru baik yang bisa mengajarkan kita cara menghadapi orang dan masalah serta cara berinteraksi antarsesama. Ucapan mereka adalah kata-kata yang baik dan dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika bertemu dengan orang yang berpandangan keliru, dia mungkin akan \u00a0berbicara banyak. Saat mendengarnya, kita harus waspada. Jika perkataannya salah. Kita harus mengingatkan diri untuk tidak terpengaruh ataupun terbawah ke arah yang salah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jadi, orang yang dapat membedakan benar salah adalah orang yang bijaksana. Bijaksana berarti keadaan batin kita bagaikan sebuah cermin. Jika cermin ini di bersihkan, ia akan menjadi sangat bening\u00a0 dan dapat merefleksikan beraneka warna dan sangat jelas. Akan tetapi, jika cermin ini buram tak akan bisa memantulkan bayangan dengan baik. Jalan kita seharusnya lurus dan rata, tetapi jika cermin kita buram, kita akan berjalan menyimpang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Batin bagaikan sebuah cermin. Jika dibersihkan hingga bening, akan dapat merefleksikan kondisi sekitar dengan jelas dan tidak akan diliputi kesuraman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat karma lewat pikiran muncul, karma lewat tubuh dan ucapan akan ikut terwujud, dan buah karma padti akan mengikuti. Perbuatan baik akan membuahkan berkah, sedangkan perbuatan buruk akan membuahkan penderitaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kesalahan janganlah ditutupi, jika dapat bertobat dan memperbaiki diri, saat itu juga batin akan menjadi jernih. Dengan jernihnya batin noda batin akan lenyap. Jika noda dan kegelapan batin tidak timbul. Kejahatan akan berhenti dan kebajikan akan tumbuh, jalinan jodoh buruk pun akan berubah menjadi jodoh baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jika pikiran kita dipenuhi dengan niat baik, kita akan dikelilingi jodoh baik. Sebaliknya, jika pikiran buruk timbul, kita akan menciptakan karma buruk melalui ucapan dan tindakan, saat karma ini berbuah, kita mungkin jatuh ketiga alam rendah dan hidup dalam penderitaan. Banyak jeratan di dunia ini, kita harus sungguh-sungguh waspada setiap saat. Untuk itu dalam kehidupan sehari-hari kita harus selalu bersungguh-sungguh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh &#8211; Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran (080)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/youtu.be\/5TSta_fpQuk\">https:\/\/youtu.be\/5TSta_fpQuk<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :<\/strong> <strong>Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/strong><\/p>\n<p>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/p>\n<h1><\/h1>\n<p>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0Jalan kita dalam berlatih ajaran Buddha terkadang sangat mulus dan tanpa rintangan, tetapi banyak juga orang yang mengalami banyak kesulitan. Mereka yang menemukan kesulitan selalu berkata, \u201cRintangan karma saya sangat berat\u201d, semua menyalahkan karma. Sesungguhnya karma bermula dari pikiran. Inilah karma lewat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Berpandangan Benar dan Banyak Mendengar Ajaran &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0Jalan kita dalam berlatih ajaran Buddha terkadang sangat mulus dan tanpa rintangan, tetapi banyak juga orang yang mengalami banyak kesulitan. Mereka yang menemukan kesulitan selalu berkata, \u201cRintangan karma saya sangat berat\u201d, semua menyalahkan karma. Sesungguhnya karma bermula dari pikiran. Inilah karma lewat&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}