{"id":274,"date":"2015-12-10T00:16:52","date_gmt":"2015-12-09T17:16:52","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=274"},"modified":"2015-12-10T00:16:52","modified_gmt":"2015-12-09T17:16:52","slug":"mempertahankan-niat-baik-dan-memupuk-niat-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/mempertahankan-niat-baik-dan-memupuk-niat-baik\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh  &#8211; Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik (076)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh -  Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik - (076)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/4KEojZfxsRY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Sanubari Teduh &#8211;\u00a0 Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik &#8211; (076)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0setiap hari kita terus membahas tentang praktik pertobatan. Bertobat bukan sebatas pada kehidupan sekarang. Jika kita menganggap, \u201c Untuk apa bertobat?\u201d \u201c Setelah dipikir-pikir, dalam kehidupan ini saya tak pernah melakukan kesalahan apapun terhadap orang lain.\u201d Saya tak pernah berbuat salah, tak pernah melakukan kekeliruan,\u201d \u00a0Untuk apa bertobat?\u201d Saya selalu mengatakan bahwa kehidupan mencakup masa lalu, masa sekarang, dan akan datang. Meskipun pada kehidupan sekarang kita merasa tak pernah melakukan hal yang merugikan orang, tetapi kita tidak dapat memastikan bahwa di kehidupan lalu kita tidak pernah bersalah. Kita juga tak dapat memastikan bahwa dalam kehidupan ini segala yang kita ucapkan tidak pernah menyakiti orang lain, segala yang kita perbuat tidak pernah merugikan orang lain. Kita sungguh tak dapat memastikannya, karena adakalanya secara tak sengaja perbuatan dan ucapan kita\u00a0 mungkin telah menyakiti orang lain. Hanya saja kita menggangap itu wajar, wajar untuk bertikai dan berargumen saat kita rasa perlu. Kita menganggap semua itu tidaklah salah. Karena merasa benar kita bersikap lantang. Inilah pemikiran awam yang menakutkan. Janganlah bersikap demikian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kita harus selalu memahami bahwa setiap perkataan yang keluar, tiada yang menciptakan karma, tiada yang bukan pelanggaran. Karena itu, kita harus selalu waspada. Karena itu, didalam sutra dikatakan; Terlebih lagi dalam kehidupan lampau mereka telah memupuk karma buruk yang tak terhingga banyaknya. Dan karma buruk ini akan terus mengikuti sang pelaku bagai bayangan mengikuti bentuk. Maka jika tidak bertobat, karma buruk ini akan semakin dalam. Kini kita harus memahami bahwa jika tidak mau bertobat maka perbuatan buruk kita di masa lalu serta akumulasi karma buruk di masa kini mungkin saja menjadi semakin bertumpuk. Karena itu syair Pertobatan menyebutkan, \u201cJika tidak bertobat, karma buruk akan semakin dalam.\u201d Karena itu, sikap menutupi kesalahan tidak diizinkan oleh Buddha. Buddha tidak mengizinkan kita menutup-nutupi kesalahan. Saat menyadari kesalahan. Harus segera bertobat. Sekalipun tidak menyadari, juga harus bertobat. Jika selalu memiliki hati yang bertobat, diri kita akan menjadi seperti air. Saat\u00a0 terdapat kotoran,\u00a0 air dapat segera membersihkannya. Jadi pertobatan bagaikan air jernih, yang membersihkan noda batin. Tidaklah mudah bagi kita untuk selalu terbebas dari kekotoran. Karena itu, harus senantiasa dibersihkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat berbuat kesalahan yang merisaukan orang, sedikit pun merasa bertobat hanya menuntut untuk dimengerti orang lain, ini disebut menyembunyikan keburukan. Semakin banyak keburukan, noda batinpun semakin tebal, dan karma buruk akan semakin dalam. Hanya dengan meningkatkan kewaspadaan diri dan menyucikan batin dengan air Dharma-lah noda batin dapat di bersihkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan mengakui kesalahana masa lalu, berarti menyucikan batin. Jadi, yang menyebabkan manusia terus tenggelam dalam lautan penderitaan sesungguhnya adalah sikap menutupi kesalahan. Kita harus menyesali kesalahan masa lalu, Kesalahan apapun yang dilakukan masa laluharus kita akui dengan berani secara terbuka.\u00a0 \u201cSaya salah\u201d\u00a0 \u201c Saya pernah melakukan ini\u201d \u201cApakah Anda terluka atas ucapan saya?\u201d\u00a0 \u201c Jika ya terimalah permohonan maaf saya\u201d \u201cSaya minta maaf\u201d Jika dapat melakukan ini, belengu di hati kita dan mereka akan terurai. Harap semua selalu bersungguh-sungguh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh &#8211;\u00a0 Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik &#8211; (076)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/youtu.be\/4KEojZfxsRY\">https:\/\/youtu.be\/4KEojZfxsRY<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :<\/strong> <strong>Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/strong><\/p>\n<p>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/p>\n<h1><\/h1>\n<p>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211;\u00a0 Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik &#8211; (076) &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0setiap hari kita terus membahas tentang praktik pertobatan. Bertobat bukan sebatas pada kehidupan sekarang. Jika kita menganggap, \u201c Untuk apa bertobat?\u201d \u201c Setelah dipikir-pikir, dalam kehidupan ini saya tak pernah melakukan kesalahan apapun terhadap orang lain.\u201d Saya tak pernah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211;\u00a0 Mempertahankan Niat Baik dan Memupuk Jodoh Baik &#8211; (076) &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, \u00a0setiap hari kita terus membahas tentang praktik pertobatan. Bertobat bukan sebatas pada kehidupan sekarang. Jika kita menganggap, \u201c Untuk apa bertobat?\u201d \u201c Setelah dipikir-pikir, dalam kehidupan ini saya tak pernah melakukan kesalahan apapun terhadap orang lain.\u201d Saya tak pernah&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}