{"id":180,"date":"2015-11-05T13:23:46","date_gmt":"2015-11-05T13:23:46","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=180"},"modified":"2015-11-05T13:23:46","modified_gmt":"2015-11-05T13:23:46","slug":"jali-nan-jodoh-buruk-lenyap-di-kala-jalinan-baik-matang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/jali-nan-jodoh-buruk-lenyap-di-kala-jalinan-baik-matang\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88  Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang (034)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88 Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang - 034\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/q_XAyY0kC1U?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Sanubari Teduh &#8211; \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88 Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, pagi hari setiap harinya merupakan waktu terbaik bagi kita untuk melatih batin agar kembali pada hakikat murni. Siapakah diantara kita para makhluk awam yang mampu menjaga kemurnian batin tak tergoyahkan ?\u00a0 Sangat sulit. Karena itu kita harus membuatnya menjadi kebiasaan. Kebiasaan yang kita miliki bersumber dari benih karma yang kita bawa dari masa lampau ditambah pengaruh lingkungan di kehidupan ini. Ketika benih karma yang kita bawa ini bertemu kondisi dan jodoh untuk berbuah, noda batin kita pun harus bertambah. Kita telah mengetahui bahwa tabiat buruk akan menciptakan jalinan jodoh buruk. Begitpula tabiat baik akan menciptakan benih karma baik yang akan membangkitkan jalinan jodoh baik. Seperti yang sering dikatakan, pikiran kita adalah kombinasi antara baik dan buruk.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di kehidupan lampau kita pernah berbuat baik maupun buruk. Pada kehidupan lampau entah dalam berapa banyak kehidupan, noda batin serta jalinan jodoh baik dan buruk terus bertambah dan membuat kita pada kehidupan ini juga mewarisi karma baik dan buruk. Ketika karma buruk berbuah, lingkungan yang kita hadapi menjadi tidak menguntungkan. Meski lingkungan itu sesungguhnya baik, namun kita tak akan bertemu orang baik. Bahkan meski bertemu orang baik, kita juga tidak akan merasakan sukacita. Ini adalah akibat karma dan jodoh buruk yang kita tanam pada kehidupan lampau. Pada kehidupan sekarang kita amat beruntung karena dapat bertemu ajaran Buddha. Berkesempatan bertemu dengan Dharma tidaklah mudah, maka kita beruntung terlahir sebagai manusia, terlebih dapat mendengarkan Dharma. Yang lebih berharga dan membahagiakan lagi adalah dapat menjadi bagian dari sebuah organisasi Bodhisattva. Di sini kita berkesempatan untuk belajar dari banyak orang baik. Saat bergabung dalam organisasi Bodhisattva ini, terhadap tabiat buruk masa lalu kita, kita harus sungguh-sungguh waspada. Meski bertemu dengan orang yang tidak kita sukai, namun sesungguhnya orang ini belum tentu tidak baik. Belum tentu ia mungkin berhubungan baik dengan orang lain, dan hanya kita yang tidak menyukainya. Orang lain mungkin suka mendengar ucapannya dan merasa kata-katanya sangat bermanfaat.\u00a0\u00a0 Orang lain mungkin merasa setiap ucapannya adalah kata-kata baik dan mengandung Dharma. Lalu mengapa kita mendengarnya kita menjadi tidak senang dan tak dapat menerimanya ?\u00a0 Menghadapi hal seperti ini, kita harus segera\u00a0 berintrospeksi. Mungkin di kehidupan lampau kita telah menanam benih karma buruk sehingga terciptalah jalinan jodoh buruk. Jodoh buruk ini berlanjut ke kehidupan sekarang. Setelah bergabung dalam organisasi Bodhisattva, kini kita harus mengingatkan diri sendiri untuk menumbuhkan jalinan jodoh baik dan memperbaik jalainan jodoh buruk tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Manusia terlahir sesai karma nya. Meski karma yang telah ditanam tak dapat diubah, namun jalinan jodoh dapat diciptakan kembali. Jika dapat berintrospeksi diri dan banyak menjalin jodoh baik, maka buah karma buruk akan berlalu seiring matangnya jalinan jodoh ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketika jalinan jodoh baik matang. Jalinan jodoh buruk akan lenyap. Menghargai dan mensyukuri jodoh dengan ajaran Buddha, inilah pikiran yang luhur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tiga rintangan meliputi\u00a0 noda batin, karma dan buah karma. Ketiganya dapat menutupi Kebijaksanaan kita yang cemerlang. Hanya melalui pertobatanlah kekotoran dalam batin ini dapat di sucikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kita harus membangkitkan pikiran luhur untuk melenyapkan rintangan ini. Jika kita memahami metode yang tepat, kita pasti dapat melenyapkannya. Namun jika tidak tahu metodenya,\u00a0 maka jalinan jodoh buruk tak akan pernah berakhir. Karena sekarang kita telah memahami betapa menakutkannya hukum karma, maka kita harus mengikis dari sumbernya. Rintangan noda batin, karma dan buah karma harus kita kikis dengan sungguh-sungguh. Saya harap dalam kehidupan sehari-hari. Kalian tidak meremehkan setiap aktivitas. Janganlah mengabaikan metode terampil yang kita dapat. Dalam hubungan antar manusia, janganlah membanding-bandingkan dan banyak menuntut. Dengan demikian, berada di ladang pelatihan ajaran Buddha ini, dalam lingkungan Bodhisattva, kita harus senantiasa menghargai berkah dan saling bersyukur. Harap semua selalu bersungguh-sungguh.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan dari \u00a0\u00a0Sanubari Teduh &#8211; \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88 Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang (034) <a href=\"https:\/\/youtu.be\/q_XAyY0kC1U\">https:\/\/youtu.be\/q_XAyY0kC1U<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :<br \/>\nSetiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/h1>\n<h1>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88 Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, pagi hari setiap harinya merupakan waktu terbaik bagi kita untuk melatih batin agar kembali pada hakikat murni. Siapakah diantara kita para makhluk awam yang mampu menjaga kemurnian batin tak tergoyahkan ?\u00a0 Sangat sulit. Karena itu kita harus membuatnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; \u5584\u7de3\u4e00\u8f49\u60e1\u7de3\u6d88 Jalinan Jodoh Buruk Lenyap di Kala Jalinan Baik Matang &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, pagi hari setiap harinya merupakan waktu terbaik bagi kita untuk melatih batin agar kembali pada hakikat murni. Siapakah diantara kita para makhluk awam yang mampu menjaga kemurnian batin tak tergoyahkan ?\u00a0 Sangat sulit. Karena itu kita harus membuatnya&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}