{"id":156,"date":"2015-10-28T12:40:04","date_gmt":"2015-10-28T05:40:04","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=156"},"modified":"2015-10-28T12:40:04","modified_gmt":"2015-10-28T05:40:04","slug":"kewajiban-dasar-seorang-praktisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/kewajiban-dasar-seorang-praktisi\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh  &#8211; \u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b Kewajiban Dasar Seorang Praktisi (028)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - \u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b Kewajiban Dasar Seorang Praktisi - 028\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/YSbqDhvxoqI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><strong>Sanubari Teduh &#8211; <\/strong><strong>\u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b<\/strong><strong> Kewajiban Dasar Seorang Praktisi<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Video : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI\">https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara se-Dharma sekalian, disetiap saat, apakah kita sudah menjaga pikiran dengan baik ?\u00a0\u00a0 Jika pikiran kita tidak dijaga dengan baik, maka akan terus bergejolak bagai seekor kera atau seekor kuda liar. Batin ini akan terus dipenuhi noda dan terus terombang-ambing bagai pasir di gurun yang kering, langsung beterbangan ketika angin bertiup, atau seperti sekawanan kuda liar berlari melintasi gurun, mengakibatkan debu beterbangan. Begitupula, angin karma dapat menerbangkan\u00a0 segala debu yang menumpuk dalam batin kita. Kita harus senantiasa membasahinya dengan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Dharma bagaikan air. Tanpa air Dharma sebagai maklhuk awam batin kita akan di penuhi noda. Entah karena angin yang bertiup atau sekawanan kuda liar yang melintas, debu dalam batin kita akan beterbangan dan menciptakan kabut debu. Setiap hari saya selalu mengatakan bahwa kita harus sungguh-sungguh menjaga kebersihan hati dan pikiran. Menurut saya ini adalah kewajiban dasar kita sebagai praktisi. Kalau dalam kehidupan sehari-hari kita bisa menunaikan kewajiban dan berdisiplin dalam menaati peraturan, barulah debu dan noda batin ini tidak beterbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Demikianlah sepuluh kejahatan tumbuh dan menghasilkan 84.000 kekotoran. Bentuk kesalahan begitu banyak, namun semuanya tak terlepas dari tiga faktor pertama, noda batin, kedua karma, ketiga buah karma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Yang pertama adalah noda batin, yaitu ketamakan, kebencian dan kebodohan. Tentu kalau dianalisis lebih lanjut, dapat dijabarkan menjadi lebih banyak lagi. Namun semuanya timbul dari pikiran. Faktor-faktor yang mengganggu kedamaian batin termasuk dalam kategori ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Yang kedua adalah karma, karma diciptakan melalui pikiran dan terwujud melalui perbuatan. Seperti yang telah kita ketahui, karma terwujud melalui tubuh dan ucapan. Ada 3 jenis karma tubuh dan 4 karma ucapan. Karma buruk melalui tindakan\u00a0 oleh tubuh hanya terdiri dari 3 macam. Yakni membunuh, mencuri, dan berbuat asusila. Ini adalah sumber dari kejahatan. Karma buruk ucapan adalah berdusta, berkata-kata kosong dan bergunjing. Sesungguhnya apa yang dipikirkan orang lain, kita sendiri tidak tahu. Apa yang kita pikirkan orang lain pun tidak tahu sama sekali.\u00a0 Niat baik ataukah jahat yang ada di dalam hati, orang lain tidak bisa memahaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Ketika timbul ketamakan, kebencian, dan kebodohan dalam pikiran dan terwujud dalam perbuatan, saat itulah karma tercipta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Menciptakan karma bagaikan menanam benih dalam ladang aktivitas. Ketika kondisi mendukung untuk benih ini berbuah, inilah yang di sebuat buah karma.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Janganlah berpikir untuk tidak melakukan kebajikan yang kecil. Jangan pula melakukan kejahatan meskipun kecil. Kenalilah setiap kebajikan dan Kejahatan dengan jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Karma yang ditanam akan mematangkan kondisi dan menghasilkan buah serta akibat. Sebab yang di tanam adalah benih. Saat benih bertemu kondisi yang sesuai, maka pasti akan berbuah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Karma menentukan nasib kita. Banyak orang menyalahkan takdir. Banyak pula yang berbicara tentang peruntungan. Peruntungan adalah sebuah pergerakan, terus mengikuti kita dari satu tempat ke tempat yang lain, dari kehidupan lampau ke kehidupan sekarang. Jadi, apapun tak di bawa serta, hanya karma yang terus mengikuti, kita telah membawa serta banyak karma hingga pada kehidupan sekarang. Ketika kondisi dan jalinan jodoh matang. Kekuatan karma ini pun akan muncul. Jadi, banyak hal yang di luar kendali kita. Jika pintu hati tidak terbuka, maka ketika karma berbuah, ia akan menambah tebal noda batin kita. Saudara sekalian, dalam kehidupan sehari-hari, kita harus menjaga hati dengan baik, saat karma berbuah. Hati kita harus terbuka. Saat karma berbuah. Terimalah dengan hati terbuka. Dengan begitu, ia akan cepat berlalu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh &#8211; \u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b Kewajiban Dasar Seorang Praktisi \u2013 028<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI\">https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA :<br \/>\nSetiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/p>\n<p>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/live\/daaitv<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; \u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b Kewajiban Dasar Seorang Praktisi &nbsp; Video : https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, disetiap saat, apakah kita sudah menjaga pikiran dengan baik ?\u00a0\u00a0 Jika pikiran kita tidak dijaga dengan baik, maka akan terus bergejolak bagai seekor kera atau seekor kuda liar. Batin ini akan terus dipenuhi noda dan terus terombang-ambing bagai pasir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1275,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; \u4fee\u884c\u8005\u7684\u672c\u5206\u4e8b Kewajiban Dasar Seorang Praktisi &nbsp; Video : https:\/\/youtu.be\/YSbqDhvxoqI &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, disetiap saat, apakah kita sudah menjaga pikiran dengan baik ?\u00a0\u00a0 Jika pikiran kita tidak dijaga dengan baik, maka akan terus bergejolak bagai seekor kera atau seekor kuda liar. Batin ini akan terus dipenuhi noda dan terus terombang-ambing bagai pasir&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}