{"id":1385,"date":"2016-07-05T08:53:10","date_gmt":"2016-07-05T08:53:10","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=1385"},"modified":"2016-07-05T08:53:10","modified_gmt":"2016-07-05T08:53:10","slug":"sanubari-teduh-delapan-belas-keistimewahan-bagian-2-299","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-delapan-belas-keistimewahan-bagian-2-299\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Delapan Belas Keistimewahan &#8211; Bagian 2 (299)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Delapan Belas Keistimewahan - Bagian 2 (299)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/75gIgAn5iAg?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<h3>Sanubari Teduh &#8211; Delapan Belas Keistimewaan &#8211; Bagian 2\/4 (299)<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara se-Dharma sekalian, di dalam Sutra Makna Tanpa Batas dikatakan bahwa Dharma bagaikan air yang dapat membersihkan kotoran. Baik air sumur, air kolom maupun air kali semuanya dapat membersihkan kotoran. Demikian pula air Dharma, dapat membersihkan segala noda batin. Buddha datang ke dunia dengan mengandalkan Dharma. Sejak masa tanpa awal, Dharma dapat melindungi kemurnian hati kita agar tidak tercemar. Air Dharma dapat menjaga kemurnian hati. Tanpa memiliki Dharma di dalam hati, kita akan sangat mudah terpengaruh oleh kondisi luar dan tercemar oleh rupa. Suara dan rupa sangat mudah membuat kita tercemar. Pencemaran separah apapun hanya bisa diselamatkan dengan air. Jadi, di dalam hati kita tidak boleh tidak ada Dharma. Buddha berkata kepada kita untuk sepenuh hati dan tekad guna melindungi delapan belas keistimewaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>18 Keistimewaan :<\/strong><\/p>\n<p>1.\u00a0\u00a0\u00a0 Tubuh tanpa cela<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0 Ucapan tanpa cela<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0 Pikiran tanpa cela<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0 Pikiran tanpa diskriminasi<\/p>\n<p>5.\u00a0\u00a0\u00a0 Pikiran tak lepas dari samadhi<\/p>\n<p>6.\u00a0\u00a0\u00a0 Maha tahu dan mampu melepas<\/p>\n<p>7.\u00a0\u00a0\u00a0 Kehendak tidak kurang<\/p>\n<p>8.\u00a0\u00a0\u00a0 Semangat tidak kurang<\/p>\n<p>9.\u00a0\u00a0\u00a0 Perhatian tidak kurang<\/p>\n<p>10. Kebijaksanaan tidak kurang<\/p>\n<p>11. Pembebasan tidak kurang<\/p>\n<p>12. Pengetahuan tentang pembebasan tidak kurang<\/p>\n<p>13. Wujud Kebijaksanaan lewat tubuh<\/p>\n<p>14. Wujud Kebijaksanaan lewat ucapan<\/p>\n<p>15. Wujud Kebijaksanaan lewat pikiran<\/p>\n<p>16. Kebijaksanaan mengetahui masa lampau tanpa rintangan<\/p>\n<p>17. Kebijaksanaan mengetahui masa depan tanpa rintangan<\/p>\n<p>18. Kebijaksanaan mengetahui masa kini tanpa rintangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Buddha memiliki delapan belas pahala kebijaksanaan yang tidak dimiliki makhluk lainnya. Bodhisattva masih memiliki sedikit noda batin yang belum terlenyapkan sehingga belum memiliki delapan belas keistimewaan seperti Buddha<\/p>\n<p><strong>Yang kedelapan dari 18 Keistimewaan :<\/strong><br \/>\nSemangat fisik dan batin Buddha amat sempurna, senantiasa membimbing semua makhluk tanpa henti. Inilah yang di sebut semangat tidak kurang<\/p>\n<p><strong>Yang kesembilan dari 18 Keistimewaan :<br \/>\n<\/strong>Dengan Dharma para Buddha di tiga masa, Buddha memiliki kebijaksanaan yang terhubung dan sempurna tanpa pernah mundur. Inilah perhatian tidak kurang.<\/p>\n<p><strong>Yang kesepuluh dari 18 Keistimewaan :<br \/>\n<\/strong>Buddha memiliki segala kebijaksanaan yang tiada batas dan tiada akhir. Maka pembabaran Dharma-Nya juga tiada akhir seiring dengan kebijaksanaan-Nya. Ini disebut kebijaksanaan tidak kurang<\/p>\n<p><strong>Yang kesebelas dari 18 Keistimewaan :<br \/>\n<\/strong>Buddha telah terbebas dari segala kemelekatan dan telah mencapai dua jenis pembebasan.<br \/>\nPertama pembebasan berkondisi, yaitu pembebasan yang berkaitan dengan kebijaksanaan tanpa celah.<br \/>\nKedua pembebasan tak berkondisi, yaitu berakhirnya segala noda batin tanpa sisa. Inilah yang disebut pembebasan tanpa kurang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saudara sekalian baik pembebasan berkondisi maupun pembebasan tak berkondisi baik hal-hal duniawi maupun kebenaran tertinggi di dalam ajaran Buddha, bagi Buddha sendiri, semuanya tak lagi membelenggu Buddha. Mengenai kekosongan dan eksistensi, Buddha tak melekat lagi pada konsep itu. Saudara sekalian, dalam mempelajari ajaran Buddha, Dharma bagaikan air. Jika di dalam batin kita ada Dharma, apapun pencemaran yang ada di luar, kita akan tetap dapat menjaga batin kita. Teratai di dalam batin kita bagai berada di tenggah lumpur. Namun berkat adanya air Dharma, teratai ini tidak ternoda oleh lumpur. Berkat adanya Dharma, kita tidak terpengaruh oleh kondisi luar. Jadi, kita harus menghargai Dharma ini. Harap semua selalu bersungguh hati.<\/p>\n<p><strong>Demikianlah diintisarikan dari Sanubari Teduh &#8211; Delapan Belas Keistimewaan &#8211; Bagian 2\/4 (299)<\/strong> <a href=\"https:\/\/youtu.be\/75gIgAn5iAg\">https:\/\/youtu.be\/75gIgAn5iAg<\/a><\/p>\n<p><strong>\u00a0GATHA PELIMPAHAN JASA<\/strong><br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Delapan Belas Keistimewaan &#8211; Bagian 2\/4 (299) Saudara se-Dharma sekalian, di dalam Sutra Makna Tanpa Batas dikatakan bahwa Dharma bagaikan air yang dapat membersihkan kotoran. Baik air sumur, air kolom maupun air kali semuanya dapat membersihkan kotoran. Demikian pula air Dharma, dapat membersihkan segala noda batin. Buddha datang ke dunia dengan mengandalkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1260,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Delapan Belas Keistimewaan &#8211; Bagian 2\/4 (299) Saudara se-Dharma sekalian, di dalam Sutra Makna Tanpa Batas dikatakan bahwa Dharma bagaikan air yang dapat membersihkan kotoran. Baik air sumur, air kolom maupun air kali semuanya dapat membersihkan kotoran. Demikian pula air Dharma, dapat membersihkan segala noda batin. Buddha datang ke dunia dengan mengandalkan&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1385\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}