{"id":1000,"date":"2016-02-28T14:32:09","date_gmt":"2016-02-28T07:32:09","guid":{"rendered":"http:\/\/sanubariteduh.com\/?p=1000"},"modified":"2016-02-28T14:32:09","modified_gmt":"2016-02-28T07:32:09","slug":"sanubari-teduh-enam-praktek-10-kediaman-bagian-2-141","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/sanubari-teduh-enam-praktek-10-kediaman-bagian-2-141\/","title":{"rendered":"Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Kediaman &#8211; Bagian 2 (141)"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Sanubari Teduh - Enam Praktek \u2013 10 Kediaman - Bagian 2 (141)\" width=\"1080\" height=\"810\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/2xzTyde2_wI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p><strong>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Kediaman &#8211; Bagian 2 (141)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Video Youtube : <a href=\"https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI\">https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara se-Dharma sekalian, sering dikatakan bahwa pikiran harus dijaga dengan baik. Sungguh, pikiran adalah pelopor dari segalanya. Inilah yang diajarkan Buddha kepada kita. Di dunia ini kondisi apapun yang berwujud, tidak lepas dari pikiran manusia. Jadi, jika dalam pikiran kita dapat senantiasa terdapat ketulusan dan setiap orang dapat berperilaku patut, maka, dunia akan damai dan terbebas dari bencana. Jadi, kita harus mulai dari diri sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akhir-akhir ini, semua \u00a0yang kita bahas tak lepas dari pikiran, sebelumnya kita membahas sepuluh keyakinan. Setelah memiliki sepuluh keyakinan, kita harus mempertahankan semua itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Praktik 10 Kediaman :<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Pembangkitan Tekad<\/li>\n<li>Pembenahan<\/li>\n<li>Praktik Latihan<\/li>\n<li>Pembangkitan Kemuliaan<\/li>\n<li>Kesempurnaan Metode Terampil<\/li>\n<li>Pikiran Benar<\/li>\n<li>Ketidakmunduran<\/li>\n<li>Kemurnian anak kecil<\/li>\n<li>Kediaman Pangeran Dharma<\/li>\n<li>Kesucian<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jadi berikutnya adalah sepuluh kediaman.<\/p>\n<p>Yang pertama adalah kediaman pembangkitan tekad. Setiap orang harus membangkitkan tekad dalam hati kita. Untuk iyu kita harus menggunakan metode terampil. Artinya kebenaran hakiki hanya satu, tetapi\u00a0 kita dapat menggunakan berbagai metode yang tidak lepas dari kebenaran itu untuk melatih diri dan membimbing orang lain.\u00a0 Dengan metode terampil menerapkan sepuluh keyakinan sehingga menyatu dengan hati Buddha inilah Kediaman Pembangkit Tekad.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang kedua adalah Kediaman Pembenahan. Pembenahan berarti dengan kemurnian hati dan sepuluh keyaninan yang teguh, kita harus melakukan praktik nyata. Pencapaian tak dapat diperoleh hanya dengan berpikir saja. Kebenaran tak dapat\u00a0 dipahami hanya dengan dibicarakan saja. Tidak\u00a0 bisa. Kita harus mempraktikannya secara nyata. Orang menyebutnya praktik langsung. Teladan nyata lebih baik dai ucapan semata. Jadi untuk memperoleh pencapaian, kita harus melakukan praktik nyata. Inilah pembenahan menyeluruh. Jika kita dapat melakukan praktik nyata dan membimbing orang lain, maka pencapaian akan tercapai. Inilah yang disebut pembenahan. Dengan pikiran luar biasa memasuki tingkatan pencapaian dan melakukan pembenahan menyeluruh. Inilah yang disebut kediamanan pembenahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Berikutnya adalah kediaman praktik latihan. Saudara sekalian, mengenai praktik melatih diri. Kita harus tahu bahwa setiap hari. Baik perumah tangga maupun monastik. Semua yang telah menyatakan berlindung kepada Buddha, Dhamma dan Sangha disebut murid Tiga Permata. Kita harus melatih pikiran. Melatih diri, membina karakter dan meluruskan prilaku, itulah yang disebut melatih diri. Umat perumah tangga\u00a0 menjalankan 5 Sila dan mempraktikkan 10 kebajikan.\u00a0 5 Sila adalah cara berlatih , dan 10 kebajiakan adalah cara praktik. Ini juga disebut melatih diri. Pengetahuan tentang faktor-faktor mental dipahami seluruhnya; menjalankan segala praktik latihan, tanpa menyisahkan rintangan, inilah yang disebut kediaman Praktik Latihan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang keempat adalah Kediaman Pembangkitan Kemuliaan. Mengenai hal ini, sebuah ungkapan berbunyi \u201c Menyatu dengan kebenaran secara mendalam\u201d Artinya, batin kita setiap saat dan disetiap tempat harus senantiasa bersatu dengan kebenaran. Baik dalam ucapan dan tindakan maupun dalam menghadapi orang dan masalah. Kita harus sesuai dengan kesadaran dan kebenaran. Apa artinya ? Kita harus memiliki cinta kasih berkesadaran. Kita harus bersatu dengan kesadaran ini. Dan memberi manfaat pada semua makhluk. Inilah cinta kasih berkesadaran, bukan untuk diri sendiri, melainkan demi semua makhluk. Buddha juga datang ke dunia, untuk menolong semua makhluk. Menyatu dengan kebenaran secara mendalam bertindak tanduk sama dengan Buddha, memiliki kecenderungan pada kebuddhaan, dan masuk dalam keluarga Buddha. Inilah \u00a0Kediaman Pembangkitan Kemuliaan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saudara sekalian, semoga dalam pelatihan diri kita, Buddha dan Bodhisattva menjadi penyelamat jiwa kebijaksanaan kita. Dalam melatih diri, kita juga berharap dapat menjadi penyelamat bagi hidup orang lain. Karena itu, kita harus membangkitkan sifat-sifat mulia tadi. Untuk itu, \u00a0semua harus senantiasa selalu bersungguh hati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikianlah diintisarikan <strong>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Kediaman &#8211; Bagian 2 (141)<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI\">https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1>Sanubari Teduh : Disiarkan di Stasiun Televisi Cinta Kasih DAAITV INDONESIA : Setiap Minggu 05.30 WIB ; Tayang ulang: Sabtu 05.30 WIB<\/h1>\n<h1>Channel\u00a0 Jakarta 59 UHF, Medan 49 UHF<br \/>\nTV Online : <a href=\"https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv\">https:\/\/www.mivo.com\/#\/live\/daaitv<\/a><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1><\/h1>\n<h1>GATHA PELIMPAHAN JASA<br \/>\nSemoga mengikis habis Tiga Rintangan<br \/>\nSemoga memperoleh kebijaksanaan dan memahami kebenaran<br \/>\nSemoga seluruh rintangan lenyap adanya<br \/>\nDari kehidupan ke kehidupan senantiasa berjalan di Jalan Bodhisattva<\/h1>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Kediaman &#8211; Bagian 2 (141) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, sering dikatakan bahwa pikiran harus dijaga dengan baik. Sungguh, pikiran adalah pelopor dari segalanya. Inilah yang diajarkan Buddha kepada kita. Di dunia ini kondisi apapun yang berwujud, tidak lepas dari pikiran manusia. Jadi, jika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":618,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sanubariteduh"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"sanubariteduh.com","author_link":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/author\/sanubariteduh-com\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/category\/sanubariteduh\/\" rel=\"category tag\">Sanubari Teduh<\/a>","rttpg_excerpt":"Sanubari Teduh &#8211; Enam Praktek \u2013 10 Kediaman &#8211; Bagian 2 (141) &nbsp; Video Youtube : https:\/\/youtu.be\/2xzTyde2_wI &nbsp; Saudara se-Dharma sekalian, sering dikatakan bahwa pikiran harus dijaga dengan baik. Sungguh, pikiran adalah pelopor dari segalanya. Inilah yang diajarkan Buddha kepada kita. Di dunia ini kondisi apapun yang berwujud, tidak lepas dari pikiran manusia. Jadi, jika&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1000"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1000\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jingsi.id\/sanubariteduh\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}